BOSAN
saat ini aku bener2 merasa bosan.
bukan2, bukannya aku bosan hidup,
tapi aku bosan dengan hariku....
aku...
bosan harus melipat selimut tiap pagi, meskipun tiap saat malam tiba pasti ku buat gak rapi lagi.
bosan motoran, bahkan naik bemo atau jalan kaki juga bukan obat yang manjur.
bosan menghadap layar monitor itu, meskipun lebih bagus dari monitorku sendiri.
bosan disana, dengan jam mulai dan akhir yang sama, dan aturan yang sama.
bosan merasa takut salah, meskipun orang lain juga bisa salah seperti aku.
bosan terlihat bodoh, karena aku suka telat mikir.
bosan curiga, karena penasaran dan khawatir.
bosan makan siang dengan tempat makan yang sama tiap hari, tepak makan itu......
bosan melihat mall2, bangunan yang tinggi2 itu. tidak adakah pemandangan lain di sini ?
bosan pake obat jerawat, meskipun aku sudah bertekad.
bosan memakai sepatu itu tiap hari, meskipun aku membelinya dengan gembira.
bosan matching-kan baju tiap hari, meskipun hasilnya juga gak matching2 amat.
bosan bertemu dengan jam tidur lagi tiap malam, meskipun aku juga susah bangun kalo sudah tidur.
bosan susah tidur dengan pikiran kosong, rasanya seperti tidak berguna saja jam2 itu.
bosan di kamar kos, meskipun ini kudaulat sebagai tempat terbaikku.
bosan di rumah, meskipun banyak kehangatan di sana.
bosan melihat orang2 yang gak dikenal tiap akhir pekan di bemo. meskipun mereka slalu bikin aku penasaran.
bosan nangis tanpa penyelesaian
bosan tertawa tanpa berbagi
bosan merasa hambar
bosan merasa kosong
bosan merasa jenuh
bosan berteriak dalam hati...
aku sudah ada di puncak bukit kebosanan.
apakah aku akan sampai di langit2 kebosanan ?
atau aku akan turun bukit itu dan menemukan sesuatu yang lain untukku ?
sesuatu yang dapat menghapus bosan ini.
sesuatu yang membuatku tertawa tanpa rasa sepi.
sesuatu yang membuat tangisku terasa berarti.
sesuatu yang membuktikan kalo aku bisa melihat pemandangan yang indah dari atas bangunan mall2 itu..
sesuatu yang membuat aku bisa menghentikan teriakan di hatiku.
aku ingin meminta pertolongan, tapi egoku menolak
aku masih bisa menemukannya sendiri..
aku masih bisa melakukannya sendiri..
aku masih bisa menguatkan hatiku sendiri..
meskipun banyak keraguan terjejal sesak di hati.
sanggupkah aku ?
bukan2, bukannya aku bosan hidup,
tapi aku bosan dengan hariku....
aku...
bosan harus melipat selimut tiap pagi, meskipun tiap saat malam tiba pasti ku buat gak rapi lagi.
bosan motoran, bahkan naik bemo atau jalan kaki juga bukan obat yang manjur.
bosan menghadap layar monitor itu, meskipun lebih bagus dari monitorku sendiri.
bosan disana, dengan jam mulai dan akhir yang sama, dan aturan yang sama.
bosan merasa takut salah, meskipun orang lain juga bisa salah seperti aku.
bosan terlihat bodoh, karena aku suka telat mikir.
bosan curiga, karena penasaran dan khawatir.
bosan makan siang dengan tempat makan yang sama tiap hari, tepak makan itu......
bosan melihat mall2, bangunan yang tinggi2 itu. tidak adakah pemandangan lain di sini ?
bosan pake obat jerawat, meskipun aku sudah bertekad.
bosan memakai sepatu itu tiap hari, meskipun aku membelinya dengan gembira.
bosan matching-kan baju tiap hari, meskipun hasilnya juga gak matching2 amat.
bosan bertemu dengan jam tidur lagi tiap malam, meskipun aku juga susah bangun kalo sudah tidur.
bosan susah tidur dengan pikiran kosong, rasanya seperti tidak berguna saja jam2 itu.
bosan di kamar kos, meskipun ini kudaulat sebagai tempat terbaikku.
bosan di rumah, meskipun banyak kehangatan di sana.
bosan melihat orang2 yang gak dikenal tiap akhir pekan di bemo. meskipun mereka slalu bikin aku penasaran.
bosan nangis tanpa penyelesaian
bosan tertawa tanpa berbagi
bosan merasa hambar
bosan merasa kosong
bosan merasa jenuh
bosan berteriak dalam hati...
aku sudah ada di puncak bukit kebosanan.
apakah aku akan sampai di langit2 kebosanan ?
atau aku akan turun bukit itu dan menemukan sesuatu yang lain untukku ?
sesuatu yang dapat menghapus bosan ini.
sesuatu yang membuatku tertawa tanpa rasa sepi.
sesuatu yang membuat tangisku terasa berarti.
sesuatu yang membuktikan kalo aku bisa melihat pemandangan yang indah dari atas bangunan mall2 itu..
sesuatu yang membuat aku bisa menghentikan teriakan di hatiku.
aku ingin meminta pertolongan, tapi egoku menolak
aku masih bisa menemukannya sendiri..
aku masih bisa melakukannya sendiri..
aku masih bisa menguatkan hatiku sendiri..
meskipun banyak keraguan terjejal sesak di hati.
sanggupkah aku ?
