dimana mencari penggantinya ?
Duluuuu, waktu pertama kali datang di rumah baru, kaca jendela itu dipasang dengan hati2. belinya pun juga hati2.. gak sembarangan.. memang sih, kaca ini adalah kaca pengganti dari kaca di rumah yang lama.. pengennya sih kaca yang lama dilepas lalu dibawa dan dipasang di jendela rumah baru..tapi gak bisa..ukuran daun pintunya beda. lebih besar.andaikan lebih kecil, mungkin masih bisa dipotongkan.
awalnya memang masih keinget ama kaca yang lama..kangen..dan seperti tak terlupakan..karena ada motifnya.. motif persegi.. dengan warna keabuan, yang kalo ditimpa sinar matahari jadi berkilau seperti sendok stainless yang abis dicuci dan digosok pake abu gosok. mengkilap.
Tapi setelah seminggu berada di rumah baru.. kaca di rumah baru itu seperti mereplace kaca jendela yang lama..kaca di rumah baru itu bener-bener jauh lebih indah dari kaca lama. karena tiap hari.. waktu menyambut mentari pagi.. memang disempatkan untuk membuka kaca itu.. mengelapnya dengan kain flanel yang lembut ... menyemprotnya dengan pembersih kaca.. dan mengamatinya.. benar2 kaca yang biasa.. tapi setelah diamati baik-baik.. kaca itu tebal..terlihat sepertinya tak akan bisa pecah. bentuknya biasa...polos datar, tapi jika ditimpa sinar matahari, terlihat kilauan cahaya pelangi samar2.. cantik sekali.. mungkin bisa dibilang biasa tapi berharga.
Dua minggu kemudian, di suatu pagi seperti biasa, ketika kaca itu akan dibuka untuk mengijinkan cahaya matahari pagi masuk menerobos melewatinya.. rasa kaget yang bener2 kaget, datang. perkiraan awal bahwa kaca itu kuat ternyata salah. kaca itu retak. tepat lurus vertikal membelahnya menjadi dua. ya Tuhan.. apa yang harus terjadi..rasa sayang pada kaca jendela ini benar2 besar.. gak rela sampe dia pecah. langsung saja cari penyebabnya. tapi tak ditemukan..meskipun telah retak, rasa ingin memandang kaca itu tetap ada. malah setiap saat ketika ada waktu senggang di rumah, perhatian ke kaca jendela itu semakin sering tercurah. penasaran dengan apa yang menyebabkan dia retak.
ternyata ditemukanlah alasannya. kaca itu retak karena panas yang menyengat di siang hari. daun jendela itu tidak sanggup menahan kaca yang memuai di siang yang panas itu. panas sekali.
Minggu berikutnya, terjadi hal yang memilukan lagi. kaca jendela itu retak lagi. kali ini agak sedikit miring dari posisi vertikal. dan membelah retakan lama. jadinya.. kaca itu retak menjadi empat. karena takut pecah. akhirnya selotip jadi pahlawan sementara..ingin rasanya mengganti dengan yang baru. tapi setiap kali mencari di toko-toko kaca, kaca yang mirip seperti itu tidak ada. yang lebih baik banyak, tapi tidak sesuai dengan selera.
Berulang-ulang kata di pikiran tersembul, 'hanya ingin yang seperti kaca itu'. akhirnya dengan berat hati, pulang ke rumah sembari dongkol karena tak menemukan pengganti kaca jendela yang retak. dengan bertekad beberapa hari kemudian akan datang lagi ke toko lain (kalo masih ada) untuk mencari penggantinya. perkiraan singkat, seminggu lagi, kaca itu bakal retak di bagian lain. dan mungkin kaca baru akan telah dibeli dan menggantikannya. jadi tidak ada
masalah.
Namun terjadi hal diluar dugaan. belum satu minggu, tepatnya 3 hari kemudian, ketika lagi asyik mengerjakan tugas sambil makan kue di dekat kaca itu. tentu saja, di siang hari dengan udara panas yang menyengat, terdengar suara yang mengagetkan, (bisa dibilang) menyeramkan. menusuk hati, membahana nyaring di seluruh ruangan. kaca itu pecah. benar2 pecah dan jatuh dari daun jendelanya. tak bersisa. semuanya berserakan di lantai dan ada pula yang di luar rumah. padahal pengganti kaca itu belum sempat dibelikan. benar2 di luar perkiraan.
Sedih rasanya. sedih sekali. aku masih suka sekali dengan kaca itu. sayang sekali. dan saat ini harus pergi. benar2 pergi ke luar rumah mencari kaca pengganti yang lain. agar malam nyamuk tidak masuk, dan besok pagi, dapat menjalani aktivitas seperti biasa. membuka jendela dan menghirup udara baru di pagi hari.
Oh Tuhan, berikan petunjuk, di mana aku dapat memperoleh kaca seperti itu lagi. tentunya kaca yang akan tahan di segala cuaca apapun...
